Thursday, April 1, 2010

melesak

rasa itu melesak

mencari sesuatu yang tertingal di tikungan

tanganku tak mampu lagi meraih

membekap hati dan menyudahi laraku

serta merta memalingkan mata dan kepalaku


july 31th 2006

-mu

jauh dilupakan

tak pernah kembali 

memudar

cuma cerita lama

yang kian hilang

ditelan badai satu masa

karena memang aku benar-benar bodoh

dan tak tahu apa2

saat cemetimu tiba-tiba melecut ke arahku


semoga ini hari yang indah

setidaknya 

tak perlu maaf bergulir-gulir

atau mungkin

sia-sia

seperti nyala lalu gelap

tinggal rampai

yang hari ke hairnya

semakin lapuk

dan tidak berguna


marilah kau sendiri saja yang menguburnya

aku diam 

sama bodohnya seperti dahulu

satu saja

rasa ini semakin hampa

tapi tetap di tempatnya

august 2006

di cerita pendek 2 1/2 purnama

datang 

datang

datang

dari sebuah hampa

terdampar di tepian hatiku

menyalakan lentera lentera saat malam mulai bersenandung

bersama-sama meniupkan asa ke udara

melewati senja-senja bersiluet

lagu-lagu lama yang terus diputar

hamparan padang ilalang d tepi jalan

kurengkuh sertamerta

tetaplah tinggal d sini selamanya

di laras hatiku yang naif


yang mungkin telah mengntip sejak lama

di celah penantian

untuk- teman seperjalanan bandung jakarta

si hitamku

september 2006

this is my first poem about you

bergantung

kembalilah kemana raga itu seharusnya berdiri

mengubur kaki kaki agar tegap dan tak bertumpu di benak lain

urat-uratku mulai lemah dan tak sanggup bertahan

semua yang disuguhkan melemaskan asa

terkadang ingin menapak seperti dulu

di jalan berhamparan kerikil

papah aku

aku ingin bangkit dari malas

tuntun aku agar jiwa ini tak segera kering

agar cita-cita ini tak kembali pergi jauh

saat waktu mulai berlarut-larut


aku, yang semakin lemah

4 oct 2006

1.5 tahun

langitku biru ,

lara telah undur diri dari rentang 18 kali bulan berevolusi

asaku adalah asamu

peluh hati kita menerima apa adanya

cinta ini begitu syahdu

payungi jiwa kita yang rapuh dan selalu egois

adakah Tuhan telah ciptakan dirimu untuk membenahi aku

membenahi keping yang hancur berantakan diterpa badai gelap

memungutnya satu satu dan dihadirkan kepalan tanganmu

merobek kulit tanganmu sendiri

terimakasih untuk selalu ada di sana dan menggenapi senja yang lelah

sengan senyum dan buncah bunga-bunga di dalam dadamu



untukmu yang menjadi erat

yang menjadi teman hidup hingga sekarang

untuk hari dimana sudah 3 kali

kita lewati batas setengah evolusi bumi

dan merentangkan mimpi kita di perjalanan percik mentari

januari 2008

untuk si hitam

Friday, March 19, 2010

nn

i really want to write something

Monday, March 8, 2010

l o v e

perasaan cinta itu datang dengan spontan, dibarengi rasa rasa yag lain yang membawa kita ke sana. tapi apa esensinya ketika rasa senang itu didapat dengan menyakiti orang lain, makhluk lain. dalam 3 hari terakhir ini, rasanya kekakinan saya betul-betul goyah. I used to believe, cinta itu baik. bahkan ketika dihadapkan untuk harus memilih antara sahabat atau orang yang saya sayangi atas dasar karma, saya menangis sejadi-jadinya. ga seharusnya orang saling menyakiti dan memisahkan. terbelenggu dan tercocok hidung oleh rasa yang disebut sebut orang sebagai cinta kasih. 

Rasa cinta yang Tuhan berikan adalah rasa yang jernih. membuat kita bisa melakukan apa saja,, melewati batas apa saja. mencintai seseorang dengan hatimu. rasa cinta membawa ketulusan yang luar biasa. rasa cinta membuat kita sadar baik dan buruknya. bukan malah membutakan kita. pernahkah terpikir cinta adalah nuranimu. cinta datang dengan tenang. mengintip dan duduk manis. 

rasa ini begitu menyenangkan. sampai akhirnya dibarengi oleh hal hal lain, passion, nafsu. membuat semuanya menjadi absurd. dan mulai orang-orang bicara tentang cinta yang absurd ini. membuat lagu dan cerita yang dibuat-buat. mmbuat org saling benci. dan bicara jika berani mengecap cinta, harus berani merasakan pahitnya. what a stupid quote.  rasa semegah itu tidak seharusnya membuatmu menyakiti orang lain. tidak membuatmu melakukan hal gila yang salah dalam kamus etikamu, membuatmu menutup telinga saat nuranimu berteriak dan memohon agar kau berhenti.  kenapa harus mencampur adukkan dan mengatasnamakan cinta untuk perbuatan perbuatan kasar dan kejam. yang membuat kita dapat berlaku sejauh itu adalah hal hal yang membarengi cinta. nafsumu. passionmu. cinta yang absurd. 

cerita yang aneh untuk beberapa orang, bahkan ketika seseorang tersakiti oleh cinta yang absurd, cinta tulus yang dia memiliki akan membuat dia tidak membenci cinta yang absurd. hatinya akan tidak adil untuk tubuhnya sendiri. pengorbanan yang menyakiti tubuhnya sendiri. seharusnya. bukan tubuh dan jiwa orang lain. rasa ini begitu tenang dan damai. 

absurd, absurd absurd.

pergilah jauh jauh. 

biarkan kami merasakan cinta yang tenang, yang membuat kami melakukan hal-hal baik

yang membuat kami bahagia dengan utuh

if you love someone, love her/him with this kind of love. rasa cinta seperti ini membuatmu berada di waktu yang tepat, saat yang tepat, dan sama sekali tidak menyakitkan. indah. 

i guess i'll keep my faith in love. but not in the absurd one.

terimakasih untuk seorang teman di saudi, i'll remember your words always,, "cinta tidak mengenal bosan, nad, nafsu yang berbuat demikian."